Program ASEAN Professional Insurance Diploma (APID)
Dalam rangka memajukan dan mengembangkan keahlian asuransi di tingkat ASEAN serta untuk membekali para profesional asuransi dengan pemahaman yang lebih luas dan mendalam mengenai pasar asuransi ASEAN, ASEAN Insurance Education Committee (AIEC) dibawah naungan ASEAN Insurance Council (AIC) berkolaborasi dengan Dewan Asuransi Indonesia (DAI) yang saat ini mewakili Indonesia sebagai anggota AIEC, terus berkomitmen untuk terus menyelenggarakan ASEAN Professional Insurance Diploma (APID) setiap tahunnya.
Selain DAI, asosiasi lain seperti Malaysian Insurance Institute (MII), Insurance Institute for Asia and the Pacific (IIAP), Singapore College of Insurance (SCI) dan Thailand Insurance Institute (TII) juga ikut berkolaborasi dengan program APID sebagai upaya penguatan daya saing industri asuransi ASEAN yang diharapkan dapat membantu pertumbuhan industri di masing-masing negara maupun di tingkat regional.
A. SEJARAH APID
APID digagas pertama kali pada tanggal 13 Juli 2018 pada acara ASEAN Education Master Plan Working Committee di Bali dengan mengidentifikasi kesenjangan pelatihan setingkat ASEAN dan berlanjut pada tanggal 29 November 2018 di Kuala Lumpur tentang konsep Sekolah InsurTech, Analytics & Inovasi untuk mengatasi kesenjangan keterampilan digital tenaga kerja asuransi di ASEAN.
Pada tanggal 23 Juli 2019 di Jakarta, AIEC Mengkonfirmasi fokus area kesenjangan pelatihan dan sepakat untuk mengembangkan ASEAN Professional Insurance Diploma (APID) serta berlanjut SCI memaparkan Konsep APID itu sendiri. Di tanggal 2 Maret 2020 antara DAI, MII, IIAP, SCI dan TII secara bersama-sama menandatangani MoU dan mendeklarasikan program APID dan pada tanggal 23 Oktober 2023 APID resmi di luncurkan yang dihadiri oleh Bapak Ogi Prastomiyono sebagai Regulator dari Indonesia.
B. TUJUAN APID
Tujuan diselenggarakannya APID adalah untuk:
- Mengembangkan kompetensi SDM asuransi tingkat regional dengan menggunakan standar ASEAN untuk mendukung mobilitas pemimpin dan atau tenaga ahli asuransi di kawasan.
- Memberikan kepada peserta kualifikasi yang mengacu pada ASEAN Qualifications Reference Framework (AQRF) dan memungkinkan peserta dapat memperoleh kualifikasi asuransi lanjut tingkat internasional
- Meningkatkan mobilitas SDM didalam pasar asuransi ASEAN sebagai salah-satu tujuan dari Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yaitu untuk menciptakan pemerataan ekonomi bagi seluruh warga masyarakat ASEAN. Dengan adanya integrasi ekonomi, diharapkan dapat tercipta kemajuan dan pertumbuhan ekonomi yang seimbang di seluruh kawasan ASEAN.
Dengan adanya APID, merupakan kesempatan yang sangat baik bagi Indonesia dalam mengembangkan kekuatan industri di tingkat regional serta meningkatkan standar kompetensi yang saat ini sudah ada.
Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia telah melakukan referencing terhadap standar ASEAN (AQRF) Selain itu, Indonesia bisa menjadi batu loncatan bagi negara-negara yang belum melakukan referencing terhadap AQRF.
C. DETAIL PROGRAM APID
APID terdiri dari dua modul:
Modul 1: Praktik Pasar Asuransi ASEAN / (Underwriting and Claims)
ASEAN Insurance Market Practices (Underwriting and Claims)
Modul ini mempelajari praktik, tantangan, dan peluang dalam industri asuransi di kawasan ASEAN. Peserta akan memahami proses underwriting (seleksi risiko), pengelolaan klaim, regulasi, serta dinamika pasar asuransi di berbagai negara ASEAN. Melalui modul ini, peserta memperoleh pemahaman yang komprehensif mengenai praktik industri asuransi di kawasan ASEAN, termasuk perkembangan teknologi, manajemen risiko, dan penerapan standar profesional dalam penanganan underwriting dan claims.
Modul 2: Manajemen Risiko Iklim dan Manajemen Risiko Lingkungan di ASEAN /
Climate Risk Management & Environmental Risk Management
Risiko iklim dan lingkungan mengubah cara berpikir, penjaminan, dan klaim perusahaan asuransi. Modul ini menyajikan studi komprehensif mengenai pemahaman, pengukuran, dan mitigasi risiko-risiko ini khususnya dalam konteks ASEAN. Isinya mengacu pada studi kasus regional, penelitian terbaru, dan praktik terbaik untuk mempersiapkan para profesional dalam menghadapi era baru asuransi ini.
Setiap modul terdiri dari Sertifikasi Mikro (MC) dengan kelas-kelas setiap MC akan diselenggarakan oleh penyedia pelatihan masing-masing dari lima negara ASEAN yaitu, Singapura, Malaysia, Thailand, Indonesia & Filipina. Setiap MC akan fokus pada konten spesifik negara dari Modul masing-masing negara.
- Informasi Biaya & Ujian
Module 1
- Regular Fee : USD 200 per Micro-Cert (dikali 5 modul)
- Durasi ujian : 40 menit
- Format ujian : 20 soal pilihan ganda
- Passing grade : 70%
Module 2
- Foundation Micro-Cert : USD 240
- Country-Specific Micro-Cert : USD 60 (dikali 5 modul)
- Durasi ujian:
- Foundation : 50 menit
- Country-Specific : 30 menit
- Passing grade : 70%
Biaya Penerbitan Sertifikat APID oleh AIC : USD 50 (setelah lulus semua modul)
Total biaya untuk memiliki gelar APID adalah USD 1.590