PERINGATAN Hari Asuransi merupakan momentum tahunan industri perasuransian yang berawal dari inisiatif anggota East Asian Insurance Congress (EAIC) pada tahun 2006 di Brunei Darussalam. Dalam pertemuan tersebut, 11 kota anggota EAIC menyepakati tanggal 18 Oktober sebagai Hari Asuransi yang diperingati setiap tahunnya. Di Indonesia, peringatan Hari Asuransi dilaksanakan melalui kolaborasi Dewan Asuransi Indonesia (DAI) bersama asosiasi-asosiasi perasuransian di bawah naungannya.
Pada tahun 2026, Hari Asuransi kembali mengusung tema “Literasi Asuransi Untuk Negeri” dengan tagline “Pahami, Miliki, Lindungi”. Tema ini membawa semangat untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai asuransi sekaligus mendorong peningkatan literasi dan inklusi pada sektor perasuransian Indonesia. Melalui pendekatan edukasi yang lebih luas dan dekat dengan masyarakat, Hari Asuransi diharapkan dapat membangun kesadaran bahwa perlindungan asuransi merupakan bagian penting dalam perencanaan keuangan dan kesiapan menghadapi berbagai risiko kehidupan.
Rangkaian Hari Asuransi 2026 dilaksanakan sepanjang bulan Oktober dengan berbagai program edukasi dan engagement kepada masyarakat. Salah satu kegiatan utama adalah Literasi Asuransi kepada Mahasiswa yang dikolaborasikan dengan program Kick Andy Goes to Campus, dengan sasaran sekitar 300 mahasiswa. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan asuransi kepada generasi muda, baik dari sisi manfaat perlindungan maupun berbagai peluang dan profesi di dalam industri perasuransian. Rangkaian acara juga dilengkapi dengan exhibition, kegiatan CSR, serta konferensi pers Hari Asuransi 2026.
Jangkauan edukasi Hari Asuransi 2026 juga diperluas kepada sektor usaha melalui program Literasi Asuransi kepada UMKM. Dalam Proposal Sponsorship, program tersebut direncanakan berlangsung di 20 kota di berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Medan, Pekanbaru, Palembang, Lampung, Tasikmalaya, Cirebon, Semarang, Solo, Surabaya, Banyuwangi, Serang, Yogyakarta, Denpasar, Mataram, Banjarmasin, Pontianak, Makassar, Palu, Manado hingga Ambon. Setiap lokasi diarahkan untuk menjangkau sedikitnya 60 peserta dari komunitas UMKM, sehingga edukasi asuransi tidak hanya terpusat di Jakarta tetapi dapat menjangkau masyarakat di berbagai daerah.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Hari Asuransi 2026 menyasar masyarakat umum, pelajar dan mahasiswa, serta pelaku usaha. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan awareness masyarakat terhadap Hari Asuransi yang diperingati setiap tanggal 18 Oktober, tetapi juga memperkenalkan industri perasuransian secara lebih luas, membangun citra positif industri, meningkatkan penetrasi asuransi, serta dalam jangka panjang mendorong sektor perasuransian menjadi salah satu pilar penting perekonomian nasional.
Hari Asuransi 2026 menjadi lebih dari sekadar sebuah peringatan tahunan. Melalui semangat “Pahami, Miliki, Lindungi”, industri perasuransian mengajak masyarakat untuk memahami kebutuhan perlindungan, memiliki produk asuransi yang sesuai, dan melindungi diri, keluarga, serta keberlangsungan usaha demi masa depan yang lebih baik.
Peringatan Hari Asuransi 2026 menandai perjalanan 21 tahun sejak inisiatif Hari Asuransi pertama kali dideklarasikan pada tahun 2006. Sebuah perjalanan panjang yang mencerminkan kebersamaan sekaligus kuatnya komitmen seluruh insan perasuransian untuk terus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya perlindungan asuransi. Semangat tersebut diwujudkan melalui kolaborasi Dewan Asuransi Indonesia (DAI), asosiasi-asosiasi perasuransian, regulator, serta para pelaku industri dalam memperluas edukasi dan informasi mengenai asuransi kepada berbagai lapisan masyarakat Indonesia.
Pada tahun 2026, Hari Asuransi kembali mengusung tema “Literasi Asuransi Untuk Negeri” dengan tagline “Pahami, Miliki, Lindungi”. Tema tersebut menggambarkan semangat bersama industri perasuransian untuk terus meningkatkan literasi dan inklusi asuransi di Indonesia. Masyarakat diharapkan tidak hanya semakin memahami fungsi dan manfaat asuransi, tetapi juga terdorong untuk memiliki perlindungan yang sesuai dengan kebutuhannya sehingga mampu melindungi diri, keluarga, aset, maupun keberlangsungan usahanya dari berbagai risiko di masa depan.
Semangat tersebut diwujudkan melalui berbagai rangkaian kegiatan Hari Asuransi 2026 yang dilaksanakan sepanjang bulan Oktober. Salah satu program utamanya adalah Literasi Asuransi kepada Mahasiswa, yang dirancang untuk memperkenalkan manfaat perlindungan asuransi sekaligus memberikan wawasan mengenai industri dan peluang karier di sektor perasuransian. Program ini dikolaborasikan dengan Kick Andy Goes to Campus dengan sasaran sekitar 300 mahasiswa, serta dilengkapi dengan kegiatan exhibition, CSR, dan konferensi pers Hari Asuransi 2026.
Selain menyasar generasi muda, kegiatan literasi juga diperluas kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program Literasi Asuransi kepada UMKM direncanakan berlangsung di 20 kota di berbagai wilayah Indonesia, dengan sedikitnya 60 peserta pada setiap lokasi. Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan semakin memahami pentingnya pengelolaan risiko serta manfaat asuransi dalam menjaga keberlangsungan dan ketahanan usaha mereka. Rangkaian program tersebut sekaligus memperluas jangkauan edukasi Hari Asuransi agar manfaat literasi tidak hanya dirasakan masyarakat di kota-kota besar, tetapi juga berbagai daerah di Indonesia.
Melalui tema “Literasi Asuransi Untuk Negeri”, Hari Asuransi 2026 diharapkan menjadi momentum untuk semakin mendekatkan industri perasuransian kepada masyarakat, membangun citra positif industri, serta mendorong peningkatan penetrasi asuransi di Indonesia. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama agar keberadaan industri perasuransian semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dan mampu berkontribusi sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan perekonomian nasional.
Pahami risikonya, Miliki perlindungannya, Lindungi masa depan.


